December 28th, 2008 - Artikel > Oceanika

MERAIH KESABARAN LEWAT DUNIA NYELAM Oleh : Rona Apriyana

Objek wisata yang menarik tidak hanya dijumpai didaratan saja, bagi sebagian orang, terutama panorama alam bawah laut justru lebih indah dan sangat memikat hati. Hal ini yang di rasakan penulis saat menikmati keindahan bawah laut Banten. Seakan-akan tidak ada lagi yang menyenangkan selain menyelam di laut….!!!
Dalam dunia selam menyelam banyak kegiatan yang sangat seru untuk bisa dinikmati ketimbang di daerah pegunungan, di mall ataupun di kota besar. Kita akan sangat terkagum-kagum melihat terumbu karang yang eksotik, ikan - ikan menari, serta mengagumi anemon nan elok”
Tentang kesukaan ini penulis ingin berbagi sedikit cerita tentang olah raga ini yang membutuhkan waktu lebih  untuk belajar olah raga menyelam. Bagi penulis berada di kedalaman laut membuat diri merasa bagian dari alam laut itu sendiri, berbaur dengan komunitas bawah laut melihat spesies ikan indah yang menyelinap di sela - sela karang serta terumbu karang yang sangat indah dan dihiasi anemon yang tiada henti bergoyang.
Namun diatas itu semua, ada hal lain yang lebih penting saya resapkan. sejatinya, menyelam itu bukan sesuatu yang mudah dibutuhkan suatu kesabaran, ketenangan ekstra dan ketekunan yang tinggi. Makanya setelah menekuni dunia menyelam hati merasa lebih menjadi tenang dan sabar, pandangan saya tentang setiap laut yang pernah di kunjungi, mempunyai nafas tersendiri. setiap laut manapun selalu meninggalkan kenangan nan indah yang berbeda beda. tetapi laut yang paling menantang khususnya bagi saya adalah di sekitar laut pulau tunda. pulau yang terletak di sebelah utara pulau jawa hingga sekarang masih menyimpan kenangan indah dalam ingatan.
Penulis merasa tertantang ketika memutuskan untuk menyelam di pulau tunda. maklum, cukup jauh untuk menjangkau pulau yang masuk dalam dijejeran sebelah utara propinsi banten itu, lokasinya dari pelabuhan karangantu menempuh jarak waktu sekitar 3 jam.  perjalanan jauh dan melelahkan dari kota serang melalui transportasi laut tergantikan setelah dimulainya petualangan diving, jadi inti ketenangan dan kesabaran berpola hidup bisa diperoleh dengan dunia menyelam.***